← Bandingkan

Kanesh vs PocketBase

Dua backend kecil yang bisa di-self-host. PocketBase matang dan realtime; Kanesh menambah banyak workspace, pilihan database SQL, dan MCP untuk agent.

PocketBase dan Kanesh punya tujuan yang sama: backend yang bisa dijalankan sebagai satu hal kecil. Pilihan desainnya berbeda.

KaneshPocketBase
BentukSatu image Docker, sekitar 8,9 MBSatu executable
Proyek per instalasiBanyak workspace terpisahSatu aplikasi per instance
DatabaseSQLite, PostgreSQL, MySQLSQLite tertanam
RelasiN:1, 1:N, N:N dengan foreign key asliField relasi
APIREST, GraphQL, ekspor OpenAPI 3.1REST
Agent AIEndpoint MCP read-only per workspaceTidak bawaan
RealtimeBelumRealtime subscription
AuthEmail dan password, sesi, token APIEmail dan password, OAuth2
Penyimpanan fileDatabase atau S3Lokal atau S3
EkstensiREST dan GraphQL dari kode kamuHook Go dan JavaScript
KematanganBaru, rilis stabil pertamaBanyak dipakai di produksi
LisensiCore AGPL-3.0; 1 workspace gratis, workspace tak terbatas + asisten AI $9/bulan per instalasiMIT

Pilih PocketBase kalau

Kamu butuh realtime, login OAuth, atau hook Go/JS sekarang, dan satu proyek per instance sudah cukup.

Pilih Kanesh kalau

Kamu meng-host beberapa klien atau produk dari satu instalasi, ingin PostgreSQL atau MySQL alih-alih SQLite, atau ingin agent membaca data lewat MCP dengan izin yang sama seperti manusia.

Traktir kopi